KolabRiset Bergabung
CERITA DI BALIK KOLABRISET

Kolaborasi akademik seharusnya tidak bergantung pada siapa yang sudah kita kenal.

KolabRiset dibangun untuk mempertemukan dosen berdasarkan keahlian, metode, dan tujuan riset yang saling melengkapi.

Profil terverifikasi Pencocokan transparan Data dalam kendali dosen

Banyak gagasan riset berhenti bukan karena idenya kurang baik, tetapi karena tim yang tepat belum ditemukan.

Sebagai dosen, saya melihat sendiri bahwa menemukan rekan kolaborasi lintas kampus dan lintas keahlian masih sangat bergantung pada jaringan personal. Di saat yang sama, banyak dosen memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh peneliti lain, tetapi tidak pernah saling bertemu.

Pengalaman bergabung dalam komunitas yang menghimpun ratusan dosen dari wilayah barat memperlihatkan besarnya potensi tersebut. Dari sana muncul pertanyaan sederhana: bagaimana jika rekam jejak akademik dapat membantu dosen menemukan orang yang tepat, bukan sekadar menambah daftar kontak?

KolabRiset lahir untuk menjawab pertanyaan itu. Dosen dapat membangun profil dari CV dan sumber akademik, lalu sistem membantu memetakan keahlian dan mempertemukan kebutuhan riset yang relevan.

PRINSIP KAMI

Dibangun untuk hubungan profesional yang bermakna.

01

Relevansi di atas popularitas

KolabRiset tidak mengukur dosen dari jumlah pengikut. Rekomendasi didasarkan pada kecocokan keahlian, metode, minat, dan kebutuhan proyek.

02

Kepercayaan sejak awal

Private beta menggunakan verifikasi email dan persetujuan admin untuk menjaga komunitas tetap profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Email institusi disarankan, tetapi bukan syarat wajib.

03

AI sebagai alat bantu

AI membantu membaca dan menyusun profil, tetapi dosen tetap memegang kendali atas data, keputusan, dan hubungan kolaborasinya.

Dr. M. Ilman Abidin, S.H., M.H., Founder KolabRiset
FounderKolabRiset
TENTANG FOUNDER

Dr. M. Ilman Abidin, S.H., M.H.

Dosen Hukum Siber · Peneliti · Advokat

Ilman mengajar di Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung dengan fokus pada hukum siber. Ia juga aktif melakukan penelitian mengenai perkembangan teknologi dan hukum, termasuk artificial intelligence, deepfake, smart contracts, serta transaksi digital.

Di luar dunia akademik, pengalamannya sebagai advokat dan managing partner membentuk pendekatan yang menekankan kepercayaan, tata kelola, dan dampak nyata. KolabRiset mempertemukan pengalaman tersebut dengan keyakinan bahwa teknologi dapat membantu peneliti Indonesia membangun tim yang lebih kuat.

Cyber LawFokus pengajaran dan riset
AI & LawKajian teknologi dan regulasi
KolaborasiLintas kampus dan disiplin
“Saya ingin dosen dengan gagasan baik dapat menemukan rekan yang tepat, bahkan ketika mereka belum pernah berada dalam jaringan yang sama.”
VISI KOLABRISET

Membuat pengetahuan lebih mudah bertemu dengan keahlian yang dibutuhkannya.

Kami memulai dari komunitas kecil dan data yang nyata. Setiap profil, peluang, dan kolaborasi diharapkan tumbuh dari kepercayaan para dosen yang menggunakannya.

Jadi bagian dari anggota awal